Komatika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika <p><strong>Komatika (ISSN 2774-5341, EISSN 2798-1584)</strong> terbit setahun dua kali pada setiap bulan <strong>Mei</strong> dan <strong>November</strong>. Berisi tulisan seputar kegiatan <strong>Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> sebagai upaya diseminasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni (IPTEKS) serta transfer teknologi untuk pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p> <p><strong>DOI:</strong> <a href="https://doi.org/10.34148/komatika" target="_blank" rel="noopener">https://doi.org/10.34148/komatika</a></p> <p>&nbsp;</p> en-US alex@ikado.ac.id (Alexander Wirapraja, S.Kom., M.Kom., M.M.) p3m@ikado.ac.id (Ir. Raymond Sutjiadi, S.T., M.Kom.) Tue, 14 Jun 2022 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pelatihan Analisa Data Penelitian Qualitative Menggunakan N-Vivo dalam Upaya Meningkatkan Kapasitas Research dan Literasi Digital Dosen di Era Pandemi Covid19 https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/455 <p><em>The pandemic makes many things difficult to do because of the restrictions on community mobilization in interacting. The world of higher education is one of those affected by the pandemic. Education, research, and community service activities have decreased, which has an impact on the quality and quantity of the research results of the lecturers. In order to increase the capacity of educators and researchers and at the same time serve the community, an analytical tool is needed that can make it easier for lecturers to find and determine the results of the analysis of the data that has been collected. This service activity takes the form of a workshop on the use of the N-Vivo application, which is used to increase the capacity of lecturers as researchers as well as to improve literacy, particularly in the creation of scientific works. This workshop was held for two days, Monday and Tuesday, November 8–9, 2021. In addition, this activity was also held in two places. The first is at the Viva Kediri hotel, and the second is at the TIPD hall on the 2nd floor of IAIN Kediri. The workshop was guided by Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc, along with 3 assistants. On the first day, the material given was on the use of the Mendeley application in finding and making journal citations and the use of the Vosviwer application to group data related to the number of journal citations. Meanwhile, on the second day, the speaker focused on the use of the N-Vivo application. Overall, the activity went smoothly. However, several obstacles were found, including an unstable wifi network, especially on the first day. Meanwhile, another obstacle is the need for high-spec laptops, so many participants are constrained from being able to use the N-Vivo application. The enthusiasm of the participants was also high. The level of satisfaction of workshop participants is also high. It is hoped that this activity can be carried out again to increase understanding of using the application.</em></p> Arif Zunaidi, Sulistyowati Sulistyowati, Fachrial Lailatul Maghfiroh Copyright (c) 2022 Arif Zunaidi, Sulistyowati Sulistyowati, Fachrial Lailatul Maghfiroh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/455 Tue, 14 Jun 2022 00:00:00 +0700 Pemanfaatan Teknologi Informasi Digital Sebagai Media Optimasi Marketing UMKM Paring Spirulina https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/464 <p>UMKM merupakan sektor usaha yang telah terbukti dalam beberapa tahun krisis, sektor usaha ini telah mampu menggerakkan perekonomian Indonesia untuk tetap bertahan. Namun, UMKM memiliki kelemahan, antara lain kurangnya pendanaan, kurangnya keahlian organisasi, dan kontrol administrasi yang ketat. UMKM memiliki sisi positif yaitu memiliki fleksibilitas yang baik untuk berkembang, yang dapat menjadi peluang. Paring Spirulina merupakan salah satu UMKM di Sleman, D.I. Yogyakarta yang bergerak di bidang budidaya spirulina, pengolahan, dan pemasaran spirulina dalam berbagai macam produk. Paring spirulina telah memenuhi beberapa standar produksi dan memiliki sertifikasi produk. Edukasi tentang produk dan pemasaran merupakan bagian penting dari jaringan bisnis ini. Hingga tahun 2020, Paring Spirulina masih melakukan edukasi dan pemasaran secara konvensional. Jaringan pemasaran konvensional ini menjadi peluang bagi akademisi untuk berkontribusi dalam menghadapi kebutuhan masyarakat. Pemilik bisnis memperkirakan penggunaan teknologi dapat membantu pemilik bisnis mencapai target pemasaran produk dan edukasi yang lebih luas, bahkan menyentuh pasar global. Teknologi informasi berupa situs web menjadi salah satu jawaban atas pengabdian tersebut. Dengan kemampuan teknologi informasi ini diharapkan dapat menjadi cara yang efektif untuk memperluas pasar Paring Spirulina. Telah dilakukan pengembangan website dan pelatihan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengembangan pemasaran dan edukasi produk.</p> Julius Galih Prima Negara, Putri Nastiti Copyright (c) 2022 Putri Nastiti, Julius Galih Prima Negara https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/464 Tue, 14 Jun 2022 13:50:23 +0700 Pembuatan dan Pelatihan Pengelolaan Website SMA Negeri 1 Kota Tambolaka di Sumba Barat Daya https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/465 <p>Pemanfaatan teknologi informasi sangat penting bagi sebuah lembaga pendidikan untuk mendukung ketercapaian visi, misi, dan tujuannya. Salah satu pemanfaatan teknologi informasi adalah adanya website sekolah. Website dapat digunakan untuk memberikan gambaran mengenai profil sekolah dan juga sebagai media penyebaran informasi serta menjadi sarana untuk promosi sekolah yang lebih efektif dengan jangkauan yang lebih luas.&nbsp;SMAN 1 Kota Tambolaka merupakan SMA Negeri yang berlokasi di Kabapaten Sumba Barat Daya, dimana SMA ini belum belum memiliki website sekolah, sehingga penyebaran informasi masih dilakukan secara manual. Oleh karena itu SMAN 1 Kota Tambolaka memerlukan website sekolah sehingga penyebaran informasi tidak dilakukan secara manual lagi, dan informasi menjadi lebih cepat disebarkan dan bisa diakses secara luas, kapan saja dalam waktu yang berbeda-beda. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat website sekolah bagi SMAN 1 Kota Tambolaka dan memberikan pelatihan bagi admin sekolah yang diberikan tanggungjawab untuk mengelola website. Diharapkan dengan adanya website sekolah menjadikan SMAN 1 Kota Tambolaka menjadi salah satu sekolah yang memenuhi standar nasioanal khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi dan memudahkan pihak sekolah dalam menyebarkan informasi serta sebagai media promosi sekolah sehingga sekolah menjadi lebih kenal di masyarakat luas.</p> <h1>&nbsp;</h1> Yosefina Finsensia Riti, Brielt Bella Gratcitwo Copyright (c) 2022 Yosefina Finsensia Riti, Brielt Bella Gratcitwo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/465 Tue, 14 Jun 2022 13:54:07 +0700 Briket Dari Limbah Organik Wortel Sebagai Upaya Pengolahan Limbah Industri Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/475 <p>Briquette is an alternative energy source which is a non-renewable fossil fuel substituent. In addition, briquettes are also one of the products of biomass fuel which are currently widely used as alternative fuels. Organic waste from vegetables is one of the potentials that can be developed into fuel in the form of biochar. Giripurno Village is a village with quite large agricultural products, but the processing of agricultural waste in the village is still not carried out optimally. One of the agricultural commodities in Giripurno Village is carrots where organic carrot waste has the potential to be processed into biochar or briquette fuel products. The purpose of this carrot waste treatment is so that the village community understands the potential of organic waste produced from agricultural products in Giripurno Village. The method used is by compiling a module for making carrot organic waste briquettes and conducting socialization and submitting the module to village representatives in order to increase the wider economic potential of the village. The results of carrot briquettes have a burning time resistance of 51.05 minutes with an ash content of 18.12%. Thus, carrot briquettes are one of the potentials to improve the village economy and can be used as one of the main commodities of Giripurno Village.</p> Erza Anggara Verbiawan, Erwan Adi Saputro Copyright (c) 2022 Erza Anggara Verbiawan, Erwan Adi Saputro https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/475 Tue, 14 Jun 2022 00:00:00 +0700 Pembinaan Branding dan Identitas UMKM Seni New Indigo Apparel & Clothing Dengan Metode Problem Based Learning https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/477 <p>New Indigo Apparel &amp; Clothing adalah UMKM Seni yang berdiri pada tahun 2011 dengan nama Indigo. Perubahan nama tersebut dilakukan, setelah sekitar tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 sempat ditinggalkan pemiliknya untuk menempuh studi lanjut, dan dalam perjalanan usahanya mengalami permasalahan dengan rekan-rekan yang menjalankan usaha. Permasalahan kemudian diselesaikan dengan dikelolanya UMKM Seni New Indigo Apparel &amp; Clothing oleh pemiliknya langsung dan dimulainya seperti dari awal mula berdiri. Pada awal mula berdiri UMKM Seni Indigo hanya melayani pemesanan t-shirt. Dalam perkembangannya kemudian New Indigo Apparel juga memproduksi kemeja, topi, hoody, dan lain sebagainya. Dari diskusi yang dilakukan oleh pengelola dan pembina, ditemui beberapa permasalahan terkait pemasaran dan branding. Permasalahan tersebut antara lain adalah kurangnya pengetahuan pengelola terhadap branding dan identitas serta penggunaan tampilan logo yang tidak konsisten. Di samping itu terdapat keinginan pengelola untuk memperkenalkan produk originalnya. Dari permasalahan tersebut, melalui Program Pembinaan UMKM Seni 2019 ISI Yogyakarta ditawarkan sejumlah solusi untuk membantu pengelola <em>New Indigo Apparel &amp; Clothing</em> dalam memecahkan permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah pembinaan melalui pendekatan <em>problem based learning</em> mengenai branding dan identitas, standar sistem identitas, dan pendokumentasian produk original.</p> Tegar Andito, Agnes Karina Pritha Atmani Copyright (c) 2022 Tegar Andito, Agnes Karina Pritha Atmani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://ejournal.ikado.ac.id/index.php/komatika/article/view/477 Tue, 14 Jun 2022 14:01:24 +0700