Inovatif Pola Tradisional Untuk Gaya Hidup Modern Indonesia-Studi Kasus Generasi 90-an
DOI:
https://doi.org/10.34148/artika.v9i1.1341Keywords:
pola tradisional, desain inovatif, proses kreatif, seni terapan, desain modernAbstract
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi pelestarian dan inovasi motif tradisional Indonesia dalam konteks desain modern, khususnya untuk generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melalui studi literatur, observasi, wawancara, survei, dan proses eksplorasi desain. Penelitian difokuskan pada pengembangan karya fashion yang mengintegrasikan motif tradisional dengan elemen kontemporer secara estetis dan fungsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun generasi muda memiliki apresiasi tinggi terhadap motif tradisional, penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari masih terbatas. Untuk itu, rancangan desain dikembangkan agar lebih relevan dengan selera dan gaya hidup masa kini, tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang melekat. Desain yang dihasilkan mencerminkan kolaborasi antara filosofi tradisional dan tren modern, melalui pendekatan visual minimalis, penggunaan bahan nyaman, serta warna-warna yang segar. Penelitian ini berkontribusi dalam pelestarian budaya visual Indonesia melalui inovasi desain pakaian yang tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga memiliki makna simbolis dan nilai edukatif bagi generasi muda.
Downloads
References
Iskandar, & Kustiyah, E. (2014). Batik sebagai identitas budaya masyarakat Indonesia di era globalisasi. Jurnal Kebudayaan Indonesia, 15(2), 123–135.
Nadek, Y. F., & Lutfiati, D. (2017). Minat konsumen terhadap tenun ikat di Pusat Tenun Ina Ndao Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 10(1), 48–60.
Nurcahyati, D., & Affanti, T. B. (2018). Pengembangan desain batik kontemporer berbasis potensi lokal dan pengetahuan tradisional. Jurnal Desain Kontemporer, 20(3), 145–159.
Poerwanto, & Sukirno, Z. L. (2015). Inovasi produk dan pola batik pantai sebagai dasar pengembangan industri kreatif dan desa wisata. Jurnal Industri Kreatif, 13(4), 214–230.
Pramono, K. (2013). Nilai kearifan lokal pada batik kawung tradisional. Jurnal Budaya Indonesia, 12(1), 55–70.
Rahayu, P. (2012). Hand-painted natural dye batik. Jurnal Seni Rupa Indonesia, 9(2), 98–110.
Santosa, M. B. (2015). Simbol dan makna dalam batik tradisional Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Wulandari, A., & Hapsari, P. (2019). Strategi pelestarian budaya melalui desain mode kontemporer. Jurnal Desain Nusantara, 7(2), 121–132.
Yuliana, R. (2020). Persepsi generasi milenial terhadap batik dan tenun tradisional. Jurnal Antropologi Budaya, 12(1), 45–56.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Artika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









