Representasi Maskulinitas Urban Dystopian Dalam Film Pengepungan di Bukit Duri

Authors

  • Dito Oktavian Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan
  • Benny Muhdaliha Universitas Budi Luhur, Jakarta Selatan

DOI:

https://doi.org/10.34148/artika.v10i1.1520

Keywords:

Maskulinitas, Dystopia Perkotaan, Semiotika, Manga Matrix, Pengepungan di Bukit Duri

Abstract

Film sebagai media komunikasi visual berfungsi tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai ruang representasi yang mereproduksi nilai, ideologi, dan konstruksi sosial melalui elemen sinematik seperti gestur, ekspresi wajah, kostum, tata cahaya, komposisi visual, dan pengembangan karakter. Salah satu isu penting dalam kajian budaya visual adalah representasi maskulinitas, yang dipahami bukan sebagai identitas biologis semata, melainkan sebagai konstruksi sosial yang dibentuk melalui relasi kuasa, pengalaman sosial, serta dinamika budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi maskulinitas urban dystopian pada karakter Edwin dan Jefri dalam film Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar, yang menghadirkan narasi kekerasan, trauma, konflik identitas, dan disintegrasi sosial yang merefleksikan kompleksitas kehidupan masyarakat urban dystopian. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi terhadap adegan yang merepresentasikan kedua karakter, dianalisis menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce untuk mengidentifikasi makna tanda visual, serta pendekatan Manga Matrix untuk mengkaji konstruksi visual karakter dari aspek bentuk, kostum, dan kepribadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa maskulinitas direpresentasikan secara multidimensional melalui karakter yang realistis, brutal, dan sarat konflik psikologis; Edwin merepresentasikan maskulinitas reflektif yang berupaya mempertahankan nilai moral di tengah situasi represif, sedangkan Jefri merepresentasikan maskulinitas dominatif yang dibentuk oleh kekerasan, trauma, dan perebutan kuasa. Representasi tersebut memperlihatkan bahwa maskulinitas urban dystopian merupakan hasil negosiasi antara tekanan lingkungan, relasi kekuasaan, dan krisis identitas yang dialami individu dalam ruang sosial yang penuh ketidakstabilan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, N., Latief, S. A., Dahlan, M., Bahasa, P., & Muhammadiyah, U. (2025). Representasi Maskulinitas Dalam Film Tarung Sarung (Kajian Semiotika). 10. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.25631

Anwar, J. (2025). Pengepungan di Bukit Duri.

Bordwell, D., Thompson, K., & Smith, J. (2019). Film Art : An Introduction. McGraw-Hill Education.

Chafetz, J. S. (1989). Masculine, Feminine, or Human? An Overview of the Sociology of Sex Roles (2nd ed.). (Illinois: F. E. Peacock Publishers (ed.)).

Claeys, G. (2016). Dystopia, A Natural History. OUP Oxford.

Connell, R. (2015). Masculinities. Polity Press.

Connell, R. W., & Messerschmidt, J. W. (2005). Hegemonic Masculinity: Rethinking the Concept. Gender & Society, Vol. 19, N. https://doi.org/10.1177/0891243205278639

Demartoto, A. (2010). Konsep Maskulinitas dari jaman ke jaman dan citranya dalam media.

Hall, S. (1997). Discourse, Power and the Subject. Representation: Cultural Represenation and Signifying Practices, 41–45.

Monaco, J. (2009). How to Read a Film: Movies, Media, and Beyond. Oxford University Press.

Oakley, A. (2015). Sex, Gender and Society. Ashgate.

Oktaviana, O. A., & Aprilia, M. P. (2022). Maskulinitas dalam Film Indonesia (Analisis Isi Kuantitatif Maskulinitas pada Film Aksi Indonesia Produksi 2011-2021). JIKA (Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan), 5(1), 43–64. https://doi.org/https://doi.org/10.31949/jika.v5i1.4130

Piliang, Y. A. (2012). Semiotika dan hipersemiotika: kode, gaya & matinya makna. Matahari.

Sargent, L. T. (1994). The Three Faces of Utopianism Revisited. Utopian Studies, 5((1)), 1–37. http://www.jstor.org/stable/20719246

Sobur, A. (2018). Semiotika Komunikasi. Remaja Rosdakarya.

Tsukamoto, H. (2006). Manga Matrix: Create Unique Characters Using the Japanese Matrix System. HarperCollins.

Representasi Maskulinitas Urban Dystopian Dalam Film Pengepungan di Bukit Duri

Downloads

Published

2026-07-29

Issue

Section

Articles